SOLOPOS.COM - Tarian Bedhaya Ketawang dalam prosesi Tingalan Jumenengan PB XIII, Sabtu (22/4/2017). (M. Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO–Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat bakal menggelar Tingalan Dalem Jumenengan atau peringatan naik tahta ke-20 Raja Keraton Solo, Sampeyan Ndalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Paku Buwono (PB) XIII pada Selasa (6/2/2024).

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kirab agung ditiadakan dalam tradisi Tingalan Dalem Jumenengan tersebut. Hal ini disampaikan kerabat Keraton Solo, KP Edhy Wirabhumi saat ditemui Solopos.com di Keraton Solo, Senin (5/2/2024).

Promosi Jaga Jaringan, Telkom Punya Squad Khusus dan Tools Jenius

Prosesi Tingalan Dalem Jumenengan direncanakan digelar mulai pukul 08.00 WIB-13.00 WIB. Prosesi tersebut dilaksanakan sesuai adat Keraton Solo.

“Tradisi Tingalan Dalem Jumenengan bakal digelar seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Ini bagian dari menjaga dan merawat tradisi budaya di Keraton Solo,” kata dia.

Kanjeng Wira, sapaan akrabnya, mengatakan kirab agung ditiadakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan lantaran melibatkan massa dalam jumlah besar di tengah perhelatan kontestasi politik terbesar di Tanah Air. Terlebih, pelaksanaan pemungutan suara tinggal menghitung hari.

“Tidak ada kirab agung. Hanya prosesi tradisi budaya di dalam area Keraton Solo. Ada yang mendukung ini dan itu, kami antisipasi saja demi menjaga kondusivitas keamanan di Solo ,” ujar dia.

Dalam tradisi Tingalan Dalem Jumenengan bakal ditampilkan tarian sakral, yakni Tari Bedhaya Ketawang. Tarian kebesaran ini hanya ditampilkan ketika acara Tingalan Dalem Jumenengan yang dibawakan gadis remaja yang belum menikah atau masih perawan.

Raja Keraton Solo, PB XIII bakal menyaksikan tarian tersebut di Ndalem Ageng Keraton Solo.  Tari Bedhaya Ketawang mengisahkan tentang siklus kehidupan manusia, mulai dari kelahiran, perjalanan hidup, kematian hingga alam setelah kehidupan di dunia.

“Persiapan khusus tari Bedhaya Ketawang dilakukan sejak sepekan lalu. Setiap hari para penari latihan menari sebelum tampil di acara tradisi Tingalan Dalem Jumenengan,” kata dia.

Ditanya soal tamu undangan, Kanjeng Wira menyebut acara tersebut bakal dihadiri ratusan tamu undangan. Namun, dia belum bisa memastikan raja-raja dari berbagai daerah yang dipastikan hadir dalam acara tersebut.

Saat Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 pada 2023, selepas prosesi adat di Keraton Solo digelar kirab agung sebagai wujud perayaan naik tahta Raja Keraton Solo, PB XIII.

Rute kirab agung tak berbeda jauh dibandingkan rute kirab menyambut malam 1 Suro. Ribuan peserta kirab mengelilingi area Keraton Solo yang disambut meriah masyarakat di pinggir jalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya