SOLOPOS.COM - Warga melintas di depan kawasan menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Rabu (14/10/2020). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Masjid Agung Al Aqsha Klaten yang terletak di pinggir Jalan Raya Solo-Jogja wilayah Perak Sangkal, Jonggrangan, Klaten Utara, memiliki fasilitas lengkap baik untuk ibadah maupun wisata religi, salah satunya menara dengan tinggi mencapai 66,66 meter.

Ketinggian menara tersebut bersaing dengan menara Masjid Agung Sleman, DIY, yang berlokasi dekat kompleks Kantor Pemkab Sleman. Mengutip harianjogja.com, tinggi menara Masjid Agung Sleman mencapai 68 meter.

Promosi Pegadaian Buka Lowongan Pekerjaan Khusus IT, Cek Kualifikasinya

Di sisi lain, ketinggian menara Masjid Agung Al Aqsha ternyata melebihi tinggi menara Masjid Agung Jawa Tengah. Meski memiliki menara Asmaul Husna setinggi 99 meter, namun empat menara Masjid Agung Jawa Tengah tingginya hanya 62 meter.

Sementara itu dibandingkan dengan masjid kebanggaan wong Karanganyar, yakni Masjid Agung Madaniyah, menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten lebih tinggi. Menara Masjid Agung Madaniyah Karanganyar sedikit lebih pendek yakni 65 meter.

Namun demikian, menara Masjid Agung Al Aqsha masih kalah jika dibandingkan menara Masjid Istiqlal Jakarta yang mencapai 97 meter dan Masjid Raya Bandung yang mencapai 81 meter. Apalagi dengan menara Masjid Taman Sriwedari Solo yang dibangun setinggi 114 meter.

Berdasarkan informasi terakhir yang diperoleh Solopos.com pada 2022 lalu, menara Masjid Agung Al Aqsha Klaten belum bisa diakses umum. Selain karena pandemi Covid-19, menara masjid tersebut juga masih proses penyempurnaan.

Pada 2021, Pemkab Klaten mengalokasikan anggaran senilai Rp2 miliar untuk pemeliharaan dan penyempurnaan menara Masjid Agung Al Aqsha yang memiliki tinggi 66,66 meter tersebut.

Sesuai rencana, menara itu dilengkapi dengan diorama yang menceritakan kepada pengunjung tentang sejarah berdirinya masjid terbesar di Klaten tersebut. Sejarah itu dimulai dari membongkar Terminal Klaten, SMAN 3 Klaten, dan pembangunan masjid hingga penggunaannya.

Diorama itu ditampilkan lewat video wall yang dipasang di lantai I menara. Keberadaan video wall berisi informasi sejarah pembangunan Masjid Agung Al Aqsha Klaten iu diharapkan bisa menjadi daya tarik wisata religi sekaligus edukasi bagi masyarakat yang berkunjung ke masjid tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya