Soloraya
Minggu, 5 Juni 2022 - 20:44 WIB

Upacara HUT Boyolali Pakai Bahasa dan Busana Jawa, Ini Tujuannya

Nimatul Faizah  /  Rohmah Ermawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, berfoto dengan kepala OPD seusai upacara peringatan HUT Boyolali, Minggu (5/6/2022). (Solopos-Ni’matul Faizah)

Solopos.com, BOYOLALI – Seribuan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memenuhi Alun-alun Kidul Boyolali pada Minggu (5/6/2022), untuk mengikuti upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun atau HUT ke-175 Kabupaten Boyolali.

Dalam upacara HUT Boyolali itu, para perempuan peserta upacara memakai kain jarik wiru kemudian peserta laki-laki memakai pakaian beskap kejawen lengkap dengan keris tersemat di bagian belakang.

Advertisement

Rangkaian upacara peringatan HUT Boyolali tersebut menggunakan bahasa Jawa mulai dari pembawa acara, pembaca doa, petugas upacara, bahkan dalam membacakan sejarah Boyolali dan sambutan Bupati Boyolali, Said Hidayat, juga menggunakan Bahasa Jawa.

“Tujuannya [penggunaan bahasa dan busana Jawa, tentu berkaitan dengan pelaksanaan hari ini, yaitu bagian dari kami menjaga nilai-nilai budaya. Jadi semangat untuk Boyolali berbudaya, ini yang kami wujudkan dan hadirkan di tengah-tengah masyarakat,” kata Bupati Said kepada Solopos.com seusai acara.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Bupati juga menyinggung peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati tiap 1 Juni. Said mengajak masyarakat Boyolali untuk memperingati hari lahir Pancasila dan membumikan Pancasila di Kabupaten Boyolali.

Advertisement

Baca juga: HUT ke-175, Bupati: Boyolali Daerah Ngangeni dengan Sederet Prestasi

“Harus dibumikan di Boyolali karena Pancasila adalah dasar negara kita. Tentunya apa yang menjadi tujuan pembangunan di Boyolali adalah dengan semangat positif. Dan semangat membangun Boyolali adalah Boyolali Metal,” kata dia.

Sebelum digelar upacara peringatan HUT ke-175 Kabupaten Boyolali, Pemkab Boyolali telah melaksanakan kegiatan ziarah ke Makam Ki Ageng Pandanaran di Bayat, Klaten, pada Kamis (2/6/2022).

Advertisement

Kemudian dilaksanakan pula kegiatan Niti Tilas Perjalanan Ki Ageng Pandanaran pada Sabtu (4/6/2022) malam. Kegiatan Niti Tilas tersebut juga menggunakan bahasa Jawa dan dilaksanakan di Taman Kali Gedhe, Kampung Sumbelerak, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali.

Baca juga: HUT ke-175 Kabupaten Boyolali, Begini Harapan Warga

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif