SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Sragen–Usulan upah minimum kabupaten (UMK) Sragen tahun 2011 disepakati Rp 760.000. Angka itu mencapai 98,57% hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL).

Persentase nilai usulan UMK 2011 lebih rendah dibanding usulan UMK 2010 yang mencapai 99,36% KHL di tahun itu atau senilai Rp 724.000. Meski belum menjadi keputusan akhir, kalangan serikat pekerja meminta pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen mengawasi penerapan UMK secara ketat.

Promosi Selamat! Direktur Utama Pegadaian Raih Penghargaan Best 50 CEO 2024

Kepala Disnakertrans Sragen, Arief Zaenal, mengatakan kesepakatan soal UMK 2011 dicapai setelah tiga kali rapat dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Di dua pertemuan awal, pembicaraan UMK berlangsung alot, namun di pertemuan ketiga disepakati Rp 760.000. “Sabtu disepakati, Minggu dikirim ke Gubernur,” ungkap Arief dihubungi Espos melalui telepon genggam, Kamis (30/9).

Arief menjelaskan usul UMK juga memerhitungkan pertumbuhan ekonomi di Sragen yang tahun 201o ini sebesar 6%. Pertumbuhan terutama tampak pada sektor riil. Selain itu terekam dari hasil survei KHL antara Januari-Agustus 2010 yang nominalnya Rp 771.035. “Semua kegiatan ekonomi jalan, terutama sektor riil.”

tsa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya