SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Masyarakat Peduli Pendidikan Solo (MPPS) mendesak Walikota Solo Joko Widodo agar menindak para kepala sekolah nakal yang melakukan bisnis di dalam sekolah.

Menurut MPPS, ulah kepala sekolah yang melakukan bisnis di dalam sekolah telah membuat warga sengsara karena selalu menarik pungutan dengan berbagai nama kegiatan. “Jangan hanya menyindir, tetapi harus segera ditindak tegas,” kata Ketua MPPS, Hastin Dirgantari kepada wartawan di gedung Dewan, Rabu (14/7).

Promosi Pegadaian Resmikan Masjid Al Hikmah Pekanbaru Wujud Kepedulian Tempat Ibadah

Hastin menegaskan adanya campur tangan kepala sekolah dalam setiap pengambilan keputusan terkait Sumbangan Pengembangan Sekolah (SPS). Sejumlah sumbangan tersebut bisa berupa pembelian lembar kerja siswa (LKS), buku ajar, uang seragam, dan lain-lainnya. “Pada pewajiban LKS bagi siswa, saya menduga ada kongkalikong antara pihak kepala sekolah dan penerbit yang bersangkutan,” tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjut Hastin, bagi kepala sekolah yang memang kedapatan atau telah disinyalir meraup keuntungan dari berbagai pembiayaan dan masukan anggaran tak wajar dari siswa untuk segera ditindak dan diberikan sanksi tegas oleh walikota.

asa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya