Soloraya
Jumat, 22 April 2022 - 17:41 WIB

Warung Tutup Selama Ramadan, Banyak Kucing Jalanan Kelaparan

Afifa Enggar Wulandari  /  Abu Nadzib  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Vietri Indranilasari (kanan) memberikan pakan kucing kepada Sri Wahyuni (tengah) dan Sendang (kiri), Jumat (22/4/2022) (Solopos/Afifa Enggar Wulandari)

Solopos.com, SOLO — Banyaknya warung yang tutup selama bulan Ramadan membuat asupan makanan kucing jalanan di Kota Solo berkurang.

Rumah Difabel Meong membagikan 4.000 botol pakan gratis untuk kucing jalanan. Aksi tersebut untuk merespons kerentanan kondisi kebutuhan makanan kucing jalanan saat bulan Puasa.

Advertisement

Aksi Rumah Difabel Meong ini rutin dilakukan hari selama puasa.

Relawan Rumah Difabel Meong, Vietri Indranilasari mengatakan aksi tersebut akan berlangsung di enam kota selama Ramadan 2022.

Advertisement

Relawan Rumah Difabel Meong, Vietri Indranilasari mengatakan aksi tersebut akan berlangsung di enam kota selama Ramadan 2022.

“Kami punya gerakan 4.000 botol pakan gratis. Enam kota itu Solo, Semarang, Kudus, Surabaya, Malang dan Lumajang,” jelas Vietri saat ditemui Solopos.com, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Kisah Emak-Emak Penyelamat Kucing Jalanan di Kota Solo

Advertisement

Titik tersebut dipilih karena di sana ada seorang penjual gerabah yang kerap merescue kucing-kucing pasar. Mbah Sendang, begitu orang memanggilnya, kini merawat 10 kucing pasar.

Aksi kedua akan dilanjutkan pada 23 April pukul 16.00 WIB. Adapun titik aksi kedua di Gerbang Masjid Agung Solo.

Ketiga, aksi akan aksi bagi pangan tersebut akan dilakukan 24 April 2022 pukul 10.00 WIB di Ngarsopuro. Sekaligus memberi apresiasi pada dokter hewan.

Advertisement

Baca Juga: Rumah Difabel Meong Kampanye Adopsi Kucing Jalanan di Mal Solo

Aksi yang bertepatan dengan Veterinary Day yang jatuh pada pekan terakhir bulan April itu diharapkan mampu mengurangi mampu menambah asupan makanan bagi kucing kucing jalanan.

“Harapannya bisa sedikit mengurangi rasa lapar anak bulu jalanan, selama masa lebaran,” jelas dia.

Advertisement

Salah satu pedagang pasar Jongke, Sri Wahyuni, 70, datang dan menceritakan dirinya telah merawat lebih dari empat ekor kucing di rumahnya. Kucing tersebut juga mulanya berasal dari kucing pasar.

Baca Juga: Enggak Tega, Pedagang Pasar Jongke Solo Ini Rawat 10 Kucing Buangan

Ia kemudian bercerita bagaimana ia merawat kucing tersebut dan kerap membawanya kucingnya ke dokter hewan saat sakit.

“Kucingnya udah lahiran, tiga mingguan lalu. [kucing] Saya kini ada anak empat, tiga perempuan satu laki-laki,” jelasnya seusai menerima dua botol pakan kucing.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif