SOLOPOS.COM - Wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar. (JIBI/Solopos/dok)

Wisata Karanganyar yakni Grojogan Sewu akan dibenahi. Bupati Juliyatmono pun minta dukungan dana Rp5 miliar dari APBD Jateng.

Solopos.com, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah Rp5 miliar.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Juliyatmono menuturkan dana itu akan digunakan membangun infrastruktur jalan menuju objek wisata Grojogan Sewu di Tawangmangu. Orang nomor satu di Karanganyar ini menyampaikan ingin mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Karanganyar melalui pariwisata.

Dia juga menyampaikan hasil monitoring tim independen terkait sengketa pengelolaan objek wisata Grojogan Sewu. Menurut dia tim independen menyarankan agar Kabupaten Karanganyar diizinkan mendapatkan pemasukan dari retribusi objek wisata Grojogan Sewu.

“Jalan di lingkungan objek wisata Grojogan Sewu itu membutuhkan perbaikan. Kami membutuhkan Rp5 miliar untuk meningkatkan dan melebarkan jalan menuju objek wisata,” kata Juliyatmono saat menyampaikan paparan program prioritas Rencana Kerja Pemerintahan Daerah (RKPD) 2016, Selasa (31/3/2015).

Selain infrastruktur jalan, dia juga menyoroti terminal wisata Tawangmangu dan parkir di objek wisata Grojogan Sewu. Bahkan dia
menawarkan sistem bagi hasil dengan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) apabila Pemerintah Provinsi Jateng dapat mengalokasikan dana.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengapresiasi langkah Juliyatmono yang ingin menggenjot PAD melalui pariwisata.

“Kami juga berkonsentrasi menggenjot pariwisata agar tumbuh. Apalagi Soloraya ini magnet wisata di Jateng. Parkir objek wisata Grojogan Sewu oke dikerjakan. Pembangunan infrastruktur jalan menuju Grojogan Sewu akan kami bicarakan,” tutur dia.

Ganjar menawarkan solusi pembangunan infrastruktur jalan menuju Grojogan Sewu akan dilakukan bertahap. Rencana itu akan diusulkan pada APDB Perubahan Provinsi Jateng. Selanjutnya akan diteruskan pada APBD 2016.

“Akan kami cicil di APBD Perubahan. Ini keuntungan pembahasan APBD lebih cepat. Perencanaan bisa dilakukan sedini mungkin. Dukungan terhadap kondisi pariwisata harus diselesaikan. Supaya orang yang datang ke lokasi wisata senang karena jalan bagus.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya