SOLOPOS.COM - Pengunjung menikmati wahana permainan air Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) Tulung, Klaten beberapa waktu lalu. (JIBI/Solopos/Moh Khodiq Duhri)

Solopos.com, KLATEN – Jelang akhir tahun, pendapatan asli daerah (PAD) Objek Wisata Mata Air Cokro (OMAC) Klaten masih kurang Rp100 juta dari target.

“Target PAD yang dibebankan pada OMAC senilai Rp500 juta tetapi realisasinya masih Rp400 juta. Kami akan mengoptimalkan pendapatan di akhir tahun saat liburan Natal dan Tahun Baru 2015,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten, Joko Wiyono, Jumat (19/12/2014).

Promosi Pegadaian Buka Lowongan Pekerjaan Khusus IT, Cek Kualifikasinya

Ia menambahkan pada 2014, ditarget PAD secara keseluruhan di sektornya sekitar Rp910 juta.

Tapi, realisasinya hingga pertengahan Desember baru mencapai 92 persen.

Joko menyatakan masih banyak potensi wisata di Klaten yang belum digarap secara maksimal sehingga PAD yang dihasilkan masih sedikit.

Pada 2015, pihaknya akan memetakan dan menata konsep pariwisata di Klaten terutama pengelolaan Rawa Jombor. Di kawasan tersebut banyak potensi yang bisa dikembangkan mulai kuliner, permainan air, hingga wisata air.

“Kondisi Rawa Jombor saat ini masih semrawut, pengunjung yang datang masih bingung jika ingin menikmati wisata di tempat tersebut. Tahun depan, kami akan menatanya sesuai zona untuk wisata air dan kuliner,” ujarnya.

Ia menggencarkan sosialisasi objek wisata itu ke luar daerah melalui Mas dan Mbak Klaten yang terpilih sebagai duta wisata.

Joko juga memanfaatkan teknologi informasi agar obyek wisata di Klaten dapat dikenal lebih luas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya