Sudah Sebulan Satlantas Solo Kehabisan Material SIM

Warga menunjukkan surat keterangan izin jalan (SKIJ) karena material SIM Satpas habis, Jumat (13/7 - 2018). (Solopos/Muhammad Ismail)
13 Juli 2018 14:15 WIB Muhammad Ismail Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Satpas Satuan lalu Lintas (Satlantas) Polresta Surakarta sudah hampir sebulan ini kehabisan material pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Warga yang memperpanjang atau membuat SIM  baru untuk sementara diberikan surat keterangan izin jalan (SKIJ).

“SIM C saya habis masa berlakunya tanggal 17 Juli. Agar tidak terkena sanksi, hari ini [Jumat] saya datang ke pelayanan SIM keliling di Plasa Sriwedari untuk memperpanjang,” ujar salah satu pemohon SIM, Nurdian, saat ditemui Solopos.com di Plasa Sriwedari, Laweyan, Jumat (13/7/2018).

Tokopedia

Nurdian mengungkapkan setelah mengisi formulir perpanjangan SIM, foto, dan print sidik jari ia menuju loket pengambilan SIM baru. Namun, petugas memberi SKIJ dengan alasan material SIM di Satpas Satlantas habis sejak sebulan lalu.

“Saya mendapatkan penjelasan dari petugas pelayanan SIM keliling kalau SIM baru nanti jadinya sebulan. Dalam SKIJ tertera nomor petugas pelayanan SIM untuk memudahkan warga menanyakan kapan SIM baru selesai dicetak,” kata dia.

Hal senada diungkapkan pemohon SIM lainnya, Arifin. Menurut dia, SKIJ tidak ada batas masa berlakunya sehingga memudahkan warga kalau ada razia kendaraan di jalan, cukup menunjukkan SKIJ. Ia mengaku diingatkan petugas pelayanan SIM agar tidak menghilangkan SKIJ.

“SKIJ ini digunakan untuk mengambil SIM baru kalau sudah jadi dicetak. Kalau sampai hilang harus mengurus yang baru di Satpas Satlantas. Kami berharap persoalan habisnya material SIM segera teratasi agar warga bisa cepat mendapatkan SIM baru,” kata dia.

Bagian Urusan (Baur) SIM Satlantas Polresta Surakarta, Aiptu Gusmo, mewakili Kasatlantas Polresta Surakarta, Kompol Imam Syafi’i, membenarkan material SIM di Satpas Satlantas Surakarta habis. Satlantas mulai kehabisan SIM setelah Lebaran dan sampai sekarang material SIM baru belum ada.

Ia menjelaskan material SIM habis tidak hanya terjadi di Satlantas Solo, tetapi hampir semua di daerah lain karena yang melelang material SIM langsung dari Korlantas Polri. Satlantas Surakarta sampai sekarang masih berkoordinasi dengan Korlantas Polri terkait pengiriman material SIM baru.

“Saya barusan menghubungi petugas di Korlantas Polri informasinya material SIM baru sudah dikirim ke daerah masing-masing. Namun, sampai sekarang material SIM belum tiba di Satpas Satlantas Solo,” kata dia.

Satlantas sudah menyosialisasikan habisnya material ini ke kantor induk Satpas Satlantas dengan menempel pengumuman. Selain itu juga menginformasikan di media sosial (medsos).

“Kami akan memberi tahu warga kalau material SIM baru sudah jadi. SKIJ tersebut tidak ada batas berlakunya sehingga warga tidak perlu khawatir terjaring razia,” kata dia.