Kartu “Sakti” GPN Sudah Ada di Solo, Apa Saja Manfaatnya?

Beberapa kartu berlogo GPN dari sejumlah bank. Foto diambil Sabtu (28/7/2018). (JIBI/Bisnis Indonesia - Rahman)
02 Agustus 2018 17:50 WIB Bayu Jatmiko Adi Solo Share :

Solopos.com, SOLOBank Indonesia (BI) akan terus menggencarkan sosialisasi Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Solo. Kampanye serta gerakan penukaran kartu debit GPN berlogo Garuda direncanakan digelar di Solo, Agustus 2018 ini.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Bandoe Widiarto, mengatakan sosialisasi kepada masyarakat akan terus dilakukan.

Tokopedia

"Kami ingin agar masyarakat di Solo ini tahu kita sudah memiliki GPN. GPN ini dalam konteks tugas BI di bidang sistem pembayaran," kata Bandoe saat ditemui solopos.com di kantornya, Rabu (1/8/2018).

Menurut Bandoe, sebuah sistem pembayaran yang berlaku diharapkan harus aman dan efisien. Namun selama ini sistem pembayaran yang berjalan dinilai belum efisien. Indikasinya belum terjadi interkoneksi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) semua bank. GPN ini merupakan suatu sistem yang mengintegrasikan transaksi antar bank

Di sisi lain BI juga melihat sistem pembayaran saat ini kurang aman. Sebab pemrosesan data harus dilakukan di luar negeri. Dengan GPN keamanan data lebih terjaga karena seluruh proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan domestik. Masyarakat juga dapat menikmati biaya administrasi yang lebih murah karena seluruh pemrosesan yang dilakukan di domestik tersebut.

Bandoe mengatakan melalui GPN, transaksi juga akan lebih lancar karena antarsistem telah terkoneksi. Artinya apapun kartu ATM yang digunakan bisa melakukan transaksi di satu mesin EDC atau ATM yang sama. Terkait peluncuran GPN tersebut, maka untuk tahap awalnya, pada Januari 2018 semua bank sudah harus menerbitkan kartu berlogo GPN.

"Saat ini kartu sudah tersedia, semua bank telah diminta untuk menerbitkan. Kemudian dari Januari sampai sekarang, edukasi kami lakukan," lanjut dia. Setidaknya setiap nasabah bank nantinya memiliki satu kartu berlogo GPN.

Untuk Solo, dia menilai belum banyak masyarakat yang mengetahui tentang GPN. Untuk itu dalam waktu dekat akan dilakukan kampanye GPN. Melalui kampanye tersebut diharapkan masyarakat mendapatkan informasi sejelas-jelasnya mengenai GPN. Kemudian bagi masyadakat yang belum memiliki kartu berlogo GPN bisa langsung menukarkan kartu lamanya ke bank.

Mulai 19 Agustus

Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengeluaran Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi (SP PUR LA) Kantor Perwakilan BI Solo, Bakti Artanta, mengatakan kampanye GPN direncanakan dilakukan mulai 19 Agustus nanti. "Kemudian pada 20-27 Agustus akan ada pelayanan penukaran kartu oleh bank-bank. Tapi untuk mekanisme dan lokasinya apakah akan ditempatkan terpusat atau tidak, saat ini masih dikaji," kata dia.

Ke depannya, saat sossialisasi sudah dilakukan dan masyarakat sudah memahami, diharapkan setiap bank bisa melayani penukaran setidaknya 50 kartu per harinya. Hingga akhir 2018 nanti ditargetkan 30% pemegang rekening di Solo telah memiliki kartu berlogo GPN.