629 ASN Klaten Naik Pangkat

Bupati Klaten, Sri Mulyani, menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada salah satu ASN di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (26/4 - 2018). (Istimewa/Pemkab Klaten)
28 April 2018 19:30 WIB Taufik Sidik Prakoso Klaten Share :

Solopos.com, KLATEN--Sebanyak 629 aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mendapat surat keputusan (SK) kenaikan pangkat terhitung sejak 1 April 2018. Sementara itu, kenaikan pangkat 143 ASN masih diproses di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Surti Hartini, mengatakan jumlah total ASN yang diusulkan mendapat kenaikan pangkat sebanyak 772 orang. Usulan kenaikan pangkat untuk golongan IID ke bawah sebanyak 609 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 500 orang sudah mendapatkan nota persetujuan BKN sementara usulan kenaikan pangkat untuk 109 ASN masih proses penetapan nota di BKN.

Kenaikan pangkat untuk golongan IVA dan IVB yang diusulkan sebanyak 147 orang.

Dari jumlah itu, usulan kenaikan pangkat 129 orang sudah mendapatkan nota persetujuan dari BKN dan sisanya masih sebanyak 18 orang masih diproses di BKD Provinsi Jateng. Kenaikan pangkat golongan IVC dan IVD untuk 16 ASN masih menunggu proses di BKN.

“SK kenaikan pangkat periode 1 April 2018 belum semuanya diserahkan karena ada usulan kenaikan pangkat yang bahannya tidak lengkap disebabkan oleh beberapa hal. Bagi pejabat fungsional tertentu ada yang belum melampirkan SK kenaikan jabatan. Kemudian masih terdapat pengulangan nilai PAK [penilaian angka kredit]. Ada beberapa pejabat fungsional tertentu yang tidak menyusun PAK,” kata Surti saat menyampaikan penjelasan dalam penyerahan SK kenaikan pangkat di Pendapa Pemkab Klaten, Kamis (26/4/2018).

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengatakan kenaikan pangkat diberikan berdasarkan penilaian kinerja. Lantaran hal itu, ia berharap para ASN bisa menunjukkan profesionalitas mereka.

“Bekerja dengan baik belum cukup untuk menunjukkan kapasitas Kabupaten Klaten melainkan bekerja dengan cerdas,” katanya.