Petugas Terminal Solo Tak Segan Geledah Pemudik demi Keamanan

Rombongan pejabat Pemprov Jateng mengecek armada mudik Lebaran di Terminal Tirtonadi Solo, Kamis (31/5 - 2018). (Solopos/Farida Trisnaningtyas)
07 Juni 2018 17:10 WIB Irawan Sapto Adhi Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Pengelola Terminal Tipe A Tirtonadi Solo meningkatkan kewaspadaan dalam upaya pengamanan wilayah Terminal selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Oleh sebab itu, pengelola meminta maaf jika nantinya ada masyarakat tiba-tiba harus digeledah ketika sampai di terminal kebanggaan Wong Solo itu.

Koordinator Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Joko Sutriyanto, mengatakan pihaknya tak mau kecolongan dengan adanya aksi teror maupun gangguan yang dapat menimbulkan keresahan bagi para penumpang maupun pihak-pihak yang selama ini rutin beroperasi di Terminal Solo.

"Kami juga akan manfaatkan alat metal detector untuk mengantisipasi yang kira-kira mencurigakan membawa barang berbahaya, seperti senjata tajam, senjata api, atau bahkan bom. Oleh karena itu, kami sampaikan permintaan maaf dan mohon pengertiannya bagi para pemudik yang ternyata harus diperiksa petugas," kata Joko saat diwawancarai solopos.com di Terminal Tirtonadi Solo, Kamis (7/6/2018).

Joko menyampaikan pengelola Terminal Tirtonadi juga akan menggandeng personel TNI-Polri untuk menjaga keamanan di terminal. 

"Pengelola Terminal juga bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk mendirikan posko keamanan dan istirahat bagi pengemudi selama arus mudik dan balik Lebaran. Posko itu kemudian akan kami buka 24 jam penuh setiap harinya," jelas Joko.

Sementara terkait kedatangan pemudik di Terminal Tirtonadi, Joko menilai, sudah mulai terasa meningkat pada Kamis ini atau H-8 Lebaran. Jumlah pengunjung Terminal tersebut diprediksi terus bertambah hingga H-2 Lebaran nanti.

"Kami memprediksi jumlah pemudik pada masa libur Lebaran tahun ini lebih banyak ketimbang pada tahun lalu. Kami memperkirakan ada 25.000 bus lebih yang bakal masuk ke Terminal Tirtonadi dengan membawa pemudik dari berbagai daerah," jelas Joko.

Pengelola Terminal Tortonadi mencatat pada Lebaran 2017 lalu, terminal Tertonadi kedatangan 22.803 bus dengan 366.000 penumpang.