Awas, Pencatut Gentayangan Tawari Gerobak Motor di Solo

Penyedia jasa tambal ban online atau Ngrekso Ban Kempes mempersiapkan peralatan pada gerobak motornya saat akan melayani konsumen di Jl. Slamet Riyadi, Purwosari, Laweyan, Solo, Jumat (21/12/2018). - Nicolous Irawan
21 Desember 2018 20:03 WIB Indah Septiyaning Wardhani Solo Share :

Solopos.com, SOLO—Pelaku mencatut nama Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo. Orang nomor satu di lingkungan Pemkot ini berang namanya dicatut. Wali Kota meminta warga tidak mempercayai orang yang menjanjikan gerobak motor dengan imbalan uang. Bantuan gerobak motor Ngrekso Ban Kempes diberikan Pemkot secara gratis tanpa pungutan sepeser pun.

“Bantuan itu kami berikan gratis, tidak dipungut biaya. Jadi kalau ada yang nawarin bantuan dan minta duit sampai Rp200.000 itu salah. Laporkan kepada saya langsung kalau ada seperti itu,” kata Rudy, sapaan akrabnya, kepada wartawan di Balai Kota, Jumat (21/12/2018).

Salah satu tukang tambal ban yang enggan disebut namanya mengaku ditawari hibah gerobak motor oleh orang yang mengaku dekat dengan Wali Kota. “Saya ditawari dan dijanjikan bisa terima bantuan gerobak asal bayar Rp200.000,” kata Rudy.

Dia sudah lama membuka usaha tambal ban dan menerima panggilan. Dia juga membuka jasa tambal ban 24 jam.  

Gerobak motor Ngrekso Ban Kempes resmi diluncurkan Pemkot, Senin (10/12/2018). Tambal ban berbasis dalam jaringan (daring) ini dapat berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain (mobile).  Warga mengakses melalui aplikasi Solo Destination yang bisa diunduh melalui PlayStore dan Android.