Damkar Solo Sulit Jangkau Wilayah Barat, Flyover Manahan Penyebabnya

Kendaraan melintas di flyover Manahan Solo saat uji coba, Rabu (19/12 - 2018). (Solopos/Burhan Aris Nugraha)
15 Januari 2019 16:35 WIB Ichsan Kholif Rahman Solo Share :

Solopos.com, SOLO -- Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo tidak dapat melintasi Flyover Manahan. Hal itu dikarenakan lebar Flyover Manahan tidak cukup dilalui sehingga menyulitkan penanganan kebakaran di wilayah barat.

Kepala Dinas Kebakaran Kota Solo, Gatot Sutanto, saat ditemui Solopos.com di Balai Kota, Senin (14/1/2019), mengatakan adanya flyover Manahan membuat mobil damkar kesulitan menuju wilayah Solo bagian barat dari Pos Damkar Kota Barat.

“Kalau dari Kota Barat sebelum ada flyover langsung melintas rel di depan Hotel Agas. Saat ini kalau dari Kota Barat harus berputar dulu lewat Simpang Gendengan karena ada water barrier,” ujarnya.

Ia menambahkan jika ada kebakaran di kawasan Jl. M.T. Haryono, mobil pemadam tidak bisa langsung menuju arah utara namun mengikuti arus dulu ke arah Jl. Adisucipto.

Dia mengakui apabila mobil damkar nekat melaju ke arah utara sebenarnya tetap akan diberi jalan oleh pengendara lain, namun akan membahayakan dan menimbulkan potensi kecelakaan.

Menurutnya, untuk mengatasi hal itu terdapat beberapa opsi seperti mobil melewati bagian bawah flyover namun tak memungkinkan untuk saat ini. Mobil damkar dari Kota Barat harus melalui kawasan Pasar Nongko.

Ia menambahkan dibuatnya pos baru di wilayah barat lebih memungkinkan. Menurutnya, saat ini Dinas Damkar belum memiliki pos di bagian barat arah selatan.

Apabila hal itu terealiasi, kebakaran di wilayah barat akan lebih cepat mendapat penanganan. Saat ini Dinas Damkar memiliki empat pos yakni di Kotabarat, Pedaringan, Gading, dan Sumber yang memiki prioritas wilayah masing-masing.

Pos Kota Barat fokus di wilayah Solo Kota, Pos Gading wilayah Solo selatan dan timur, Pos Sumber wilayah barat dan utara, sedangkan Pedaringan wilayah utara dan timur. Wilayah barat belum tersedia pos layanan damkar.

Namun, saat ini belum ada anggaran untuk membangun pos damkar baru di wilayah barat. Sebelumnya, Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo, mengatakan akan menata Kota Solo agar seluruhnya dapat diakses mobil damkar.

Ia meminta portal-portal di jalan kampung tidak dikunci atau malah tidak usah dipasangi portal.