Keren, PMI Solo Punya Agenda Rutin Berburu Warga Miskin yang Sakit

Petugas PMI memeriksa seorang warga lanjut usia yang sakit di wilayah Pucangsawit, Jebres, Solo, Kamis (21/2/2019). - solopos.com / Nicolous Irawan
22 Februari 2019 14:45 WIB Candra Mantovani Solo Share :

Solopos.com, SOLO -  Sekelompok orang berompi merah terlihat berjalan bersama-sama sembari membawa alat medis seperti alat ukur tekanan darah atau tensimeter di bantaran sungai wilayah RW 006 Kelurahan Pucangsawit, Jebres, Solo, Kamis (21/2/2019). Mereka adalah para anggota Palang Merah Indonesia (PMI) Solo yang menyusuri kampung untuk mencari apakah ada warga sakit yang perlu dibantu, khususnya dari kalangan kurang mampu. Tampak setiap rumah didatangi minimal tiga orang untuk memeriksa apakah ada warga sakit yang membutuhkan pertolongan.

Beberapa anggota tim kemudian berkumpul di suatu rumah di RW 006. Mereka melakukan pengecekan terhadap seorang pria lanjut usia yang saat itu diketahui mengidap stroke parsial di bagian tubuh sebelah kanannya. Tim medis PMI yang terdiri atas dokter muda dan paramedis bersama warga setempat memberikan penanganan medis kepada pasien.

Ketua RT 002 RW 006 Pucangsawit, Jumadi, yang juga ikut menyusuri jalan mendampingi personel PMI mengatakan sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. Dia merasa sangat terbantu dengan aksi yang telah dilakukan oleh PMI Solo karena mau mengobati para warga yang ekonominya pas-pasan.

“Jujur, saya sangat senang dan bahagia karena PMI Solo benar-benar membantu para warga kurang mampu untuk mendapatkan penanganan medis. Tadi juga ada yang akan dibantu untuk mendapatkan alat bantu jalan seperti walker dan tripod,” terangnya saat ditemui solopos.com di sela-sela kegiatan.

Kasi Dompet Kemanusiaan PMI Solo Heri Supriyanto yang ikut berkeliling mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan 20 orang personel yang terdiri atas dokter muda, perawat dan anggota PMI Solo. “Kami dibantu oleh PSM Kelurahan Pucangsawit dan anggota Sibat untuk memberikan informasi akurat siapa saja yang memerlukan bantuan. Kami langsung datangi dan langsung melakukan tindakan medis. Kami juga membawa obat, sehingga langsung dapat diberikan kepada warga yang membutuhkan,” jelasnya.

Sebanyak 14 warga yang berada di RW 006 dan RW 007 diketahui membutuhkan perawatan medis karena tidak mampu dalam segi ekonomi. Selain itu, para warga yang membutuhkan bantuan tersebut rata-rata adalah manula. Dari kesemua warga yang diperiksa, diperoleh data permintaan bantuan alat bantu jalan sebanyak dua tripod, dua walker dan satu kursi roda serta bantuan sembako untuk satu warga.

Selain membantu penanganan medis, pihak PMI Solo juga memberikan motivasi dan edukasi terhadap keluarga warga yang sakit. Karena ditemukan kasus anggota keluarga yang kurang perhatian untuk merawat anggota keluarganya yang sakit. “Kami menemukan ada yang memang kurang perhatian dengan anggota keluarga yang sakit. Seperti contoh kasusnya si suami beralasan sibuk bekerja dan tidak sempat merawat istrinya yang sakit. Kami motivasi dan beri pengertian agar lebih memperhatikan kondisi keluarganya yang sakit agar dibantu mendapatkan perawatan,” ujar Heri.