Soloraya
Jumat, 15 Maret 2024 - 10:45 WIB

4 Caleg Petahana Diprediksi Gagal Kembali Duduk di Kursi DPRD Boyolali

Nimatul Faizah  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Ilustrasi pemilihan calon anggota legislatif. (freepik)

Solopos.com, BOYOLALI — Empat calon anggota legislatif atau caleg petahana diprediksi gagal menduduki kembali kursi DPRD Boyolali periode 2024-2029. Empat petahana tersebut berasal dari Partai Golkar dan PKS.

Dari Partai Golkar ada Hesti Pranyani dan Sarwono. Hesti Pranyani yang bertarung di dapil III memang menduduki peringkat pertama perolehan suara terbanyak di partainya. Namun, Partai Golkar tidak memperoleh kursi di dapil III.

Advertisement

Sementara itu, Sarwono yang bertarung di dapil II dan berada di peringkat kedua perolehan suara terbanyak di partainya. Namun, Partai Golkar hanya mendapatkan satu kursi di dapil tersebut, sedangkan peringkat pertama perolehan suara ditempati caleg baru, Wreda Agung Kuncoro.

Sementara itu, dari PKS ada caleg petahana, Siti Zumrotun dan Muslimin, yang harus tersingkir dari DPRD Boyolali pada Pemilu 2024. Siti bertarung di dapil IV dan mendapatkan peringkat ketiga perolehan suara terbanyak.

Advertisement

Sementara itu, dari PKS ada caleg petahana, Siti Zumrotun dan Muslimin, yang harus tersingkir dari DPRD Boyolali pada Pemilu 2024. Siti bertarung di dapil IV dan mendapatkan peringkat ketiga perolehan suara terbanyak.

Namun, PKS di dapil IV hanya memperoleh satu kursi dan peringkat pertama perolehan suara terbanyak dari PKS di dapil tersebut yakni Atok Suyoto. Kemudian, Muslimin yang bertarung di dapil II duduk di peringkat kedua perolehan suara terbanyak PKS.

Sedangkan di peringkat pertama didapatkan ketua DPD PKS Boyolali, Nur Arifin. Di dapil tersebut, PKS mendapatkan satu kursi sehingga berdasarkan peringkat, Nur Arifin yang bakal melenggang ke DPRD Boyolali.

Advertisement

Prediksi tersebut berdasarkan penghitungan Solopos.com menggunakan data perolehan suara parpol dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boyolali Nomor 919 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Boyolali yang dikonversi menjadi perolehan kursi menggunakan metode Sainte Lague.

Meski KPU Boyolali belum secara resmi menetapkan perolehan kursi parpol maupun nama-nama caleg yang lolos ke DPRD Boyolali, metode Sainte Lague memungkinkan untuk mengetahui proyeksi parpol dan caleg yang lolos.

Sebagai informasi, kuota DPRD Boyolali periode 2024-2029 ada 50 kursi yang terbagi menjadi lima daerah pemilihan (dapil). Dapil I dengan kuota 10 kursi, dapil II 9 kursi, dapil III 9 kursi, dapil IV 11 kursi, dan dapil V 11 kursi.

Advertisement

Perolehan kursi menggunakan metode Sainte Lague dihitung dengan mengurutkan perolehan suara sah parpol dalam dapil dari yang paling banyak hingga paling sedikit. Perolehan suara parpol itu kemudian dibagi dengan bilangan pembagi ganjil 1, 3, 5, dan seterusnya untuk setiap kursi yang didapat parpol.

Pada Pemilu 2024, PDIP diprediksi bakal mendapatkan 36 kursi di DPRD Boyolali. Partai Golkar dan PKS masing-masing empat kursi, lalu Partai Gerindra serta PKB masing-masing memperoleh tiga kursi.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif