Soloraya
Kamis, 7 Maret 2024 - 18:41 WIB

Besok, Ada Rangkaian Tradisi Padusan di Umbul Manten Sidowayah Klaten

Taufiq Sidik Prakoso  /  Suharsih  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Suasana Umbul Manten, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, yang debit airnya tetap stabil meski musim kemarau. Foto diambil Sabtu (26/8/2023). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sinergi, Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, bakal menggelar tradisi padusan di Umbul Kemanten atau yang kerap disebut Umbul Manten, Jumat (8/3/2024).

Penyelenggaraan padusan besok menjadi kali kedua setelah kegiatan serupa digelar menjelang Ramadan tahun lalu. Rangkaian acara tradisi padusan bakal diawali dengan arak-arakan dari Umbul Siblarak ke Umbul Kemanten serta syukuran banyu. Acara lalu dilanjutkan pentas seni di gebang utara pintu masuk Umbul Manten.

Advertisement

Direktur Bumdes Sinergi, Hartoyo, menjelaskan rangkaian acara akan dimulai pukul 07.00 WIB hingga 11.00 WIB dan terbuka untuk umum. “Ini menjadi event kedua setelah tahun lalu sudah kami gelar,” kata Hartoyo saat dihubungi Solopos.com, Kamis (7/3/2024).

Hartoyo menjelaskan rangkaian acara tradisi padusan di Umbul Manten, Klaten, itu sebagai wujud syukur atas kelimpahan sumber mata air di wilayah Sidowayah sekaligus memberi pesan untuk tetap menjaga dan merawat sumber mata air.

Tujuan lainnya yakni untuk melestarikan tradisi leluhur berupa padusan yang dimaknai sebagai penyucian diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Meski ada kegiatan tradisi itu, Umbul Kemanten tetap buka seperti biasa.

Advertisement

Harga tiket masuk destinasi wisata air itu tetap sama yakni Rp10.000 per orang. Sementara jam buka Umbul Kemanten dimulai pukul 05.30 WIB dan beberapa waktu terakhir buka hingga malam. “Saat ini Umbul Kemanten buka sampai pukul 21.00 WIB. Ada fasilitas baru di Umbul Kemanten yakni kolam buatan dan resto,” jelas Hartoyo.

Disinggung target jumlah pengunjung pada momentum padusan tahun ini, Bumdes Sinergi tak mematok target. “Target kami yang penting demi kenyamanan pengunjung. Kalau pengalaman tahun kemarin itu per hari bisa sampai 5.000 orang saat momen padusan,” kata dia.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif