Solopos Hari Ini: Tol Solo-Jogja Terkoneksi di Colomadu dan Banyudono

Harian Umum Solopos edisi Jumat (26/7 - 2019).
26 Juli 2019 10:40 WIB Ginanjar Saputra Solo Share :

Solopos.com, SOLO — Jalan tol Solo-Jogja akan memiliki dua akses di jalan arteri Solo-Semarang di wilayah Kecamatan Banyudono, Boyolali, dan jalan tol Trans Jawa ruas Salatiga-Kartasura di Ngasem, Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Titik akses ini akan berada di simpang tiga Kuwiran di Desa Banyudono pada sisi utara jalan dan di Desa Kuwiran pada sisi selatan jalan.

Asisten II Sekretaris Daerah (Sekda) Boyolali Widodo Munir mengatakan pada simpang Kuwiran di bangun tanpa traffic light (lampu bangjo) karena akses dibuat melayang untuk pengguna jalan dari arah barat. "Di jalan Solo-Semarang untuk jalur dari arah barat atau dari arah Semarang yang akan masuk tol Solo Jogja dibangun jalan baru di sebelah ke kiri [utara] menggunakan lahan Desa Banyudono," ujar Widodo, Selasa (23/7/2019).

Kabar mengenai tol Solo-Jogja itu menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Jumat (26/7/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di E-Paper Solopos.

Selain itu, di halaman utama Harian Umum Solopos edisi hari ini juga tersaji kabar mengenai rencana pembahasan investasi antara Presiden Jokowi dan Hyundai. Hyundai dan Jokowi membahas investasi mobil listrik hingga pengembangan mobil terbang.

Temui Jokowi, Hyundai akan Berinvestasi Mobil Listrik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu delegasi Hyundai Motors Group di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019). Mereka membahas investasi mobil listrik hingga pengembangan mobil terbang.

Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Adapun delegasi Hyundai antara lain Executive Vice Chairman Chung Euisun, President Kong Young Woon, Executive Vice President Park Hong-Jae, dan Senior Vice President Lee Youngtack.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada kabar teentang potensi kandidat calon wali kota Solo. Ada juga kabar kecelakaan maut di Mojosongo, Kabupaten Boyolali.

Suksesi Wali Kota Solo Sangat Penting

Suksesi kepemimpinan di Kota Solo sangat penting dan menarik perhatian banyak kalangan karena Solo adalah barometer berbagai bidang di kancah nasional. Posisi Solo juga sangat strategis baik dari tinjauan geografis, politik, ekonomi, dan kebudayaan sehingga suksesi kepemimpinan di Kota Solo menjadi sangat penting dan menarik untuk diperhatikan tahap demi tahap.

Dalam konteks itulah Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo menyelenggarakan riset kepopuleran, keberterimaan, dan keterpilihan tokoh-tokoh yang punya potensi menjadi kandidat wali Kota Solo dalam pemilihan kepala daerah pada 2020 mendatang. Dua anak Presiden Joko Widodo, yaitu Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dalam survei tersebut muncul sebagai figur potensial calon wali Kota Solo.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Truk Kontainer Tabrak Puskesmas, 1 Orang Meninggal Dunia

Truk kontainer berpelat nomor H 7975 BH menabrak bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mojosongo, Kabupaten Boyolali, yang berada di sisi selatan ruas jalan Solo-Semarang, tepatnya di kawasan pertigaan Wika, Kamis (25/7/2019). Seorang pengendara sepeda motor, mahasiswi perguruan tinggi di Solo yang hendak menjalani ujian skripsi, meninggal dunia terseret truk tersebut.

Informasi yang dihimpun Espos di lokasi kejadian, truk itu melaju dari barat. Sesampai di kawasan pertigaan Wika, tiba-tiba truk oleng ke kanan hingga melewati median jalan. Saat itu truk terus meluncur tak terkendali hingga masuk ke halaman puskesmas dan menabrak sebagian bangunan.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.