SOLOPOS.COM - Sapi jenis simental berbobot 880 kilogram dari Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) saat hendak disembelih sebagai hewan kurban saat momen Iduladha 2024 di Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro, Mojolaban, Sukoharjo, Senin (17/6/2024). (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Solopos.com, SUKOHARJO — Pondok Pesantren (Ponpes) Kholifatullah Singo Ludiro di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, menyembelih sapi kurban dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Iduladha 1445 H, Senin (17/6/2024).

Sapi jenis simental berbobot 880 kilogram itu menjadi hewan kurban terakhir yang disumbangkan Jokowi dalam statusnya sebagai Presiden menjelang purnatugas pada Oktober mendatang.

Promosi Beli Emas Bonus Mobil, Pegadaian Serahkan Reward Mobil Brio untuk Nasabah Loyal

Pantauan Solopos.com, Senin (17/6/2024), proses penyembelihan sapi dari Presiden Jokowi itu dilakukan pukul 09.15 WIB. Beberapa jagal dibantu santri merobohkan sapi kurban menggunakan tali yang diikat di kaki sapi.

Butuh lebih dari 10 orang untuk merobohkan sapi kurban sebelum disembelih. Dengan sekali tarikan, sapi kurban dari Presiden Jokowi berhasil dirobohkan. Panitia pun langsung menyembelih sapi kurban dari Presiden Jokowi tersebut.

“Sapi dari Pak Jokowi ini seberat 880 kilogram yang dibeli dari peternak sapi di Kabupaten Sragen,” kata Ketua Yayasan Ponpes Kholifatullah, Lilis Patimah, Senin.

Perempuan yang akrab disapa Umi ini mengungkapkan sapi kurban itu atas nama Presiden Jokowi dan kedua orang tuanya yang telah meninggal, yakni almarhum Widjiatno Notomiharjo dan almarhumah Sudjiatmi Binti Wirorejo.

Selama menjabat sebagai Presiden, Jokowi selalu menyumbangkan sapi kurban ke Ponpes Singo Ludiro Sukoharjo saat Iduladha. “Setiap momen Iduladha, Pak Jokowi tak pernah absen memberikan sapi kurban ke ponpes,” papar dia.

“Jadi sapi kurban ini kali terakhir yang disumbang dari Pak Jokowi karena beliau memasuki purnatugas pada Oktober. Kami berharap semoga dilanjutkan Mas Gibran [Gibran Rakabuming Raka],” tambahnya.

Lebih jauh, Umi menambahkan Ponpes Singo Ludiro juga menyembelih 10 ekor kambing. Daging hewan kurban dibagikan ke para santri yang menuntut ilmu di ponpes. Sebagian daging hewan kurban lainnya dibagikan ke warga sekitar ponpes.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Sukoharjo, Arif Rahmanto, mengatakan secara umum, jumlah hewan kurban baik sapi, kambing, dan domba di Sukoharjo menurun dibanding momen Iduladha 2023.

Pada tahun lalu, jumlah hewan kurban mencapai 20.000 ekor. “Kalau tahun ini, kemungkinan di kisaran 15.000 ekor-16.000 ekor. Jadi memang ada penurunan jumlah hewan kurban dibanding Iduladha 2023. Kemungkinan dipengaruhi faktor ekonomi masyarakat,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya